Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

Bacharuddin Jusuf Habibie







flsh back ...
tentang Bacharuddin Jusuf Habibie

Kemarin brapa pekan lalu saya melihat film tentang Habibie & ainun
dalam cerita itu saya mulai berfikir...
bangsa kita yang terlalu bodoh atau situasi pada saat itu
yang melepas superman versi indonesia

Ataukah ada pihak luar seperti negara tetangga yang takut mempunyai pemimpin seperti beliu
dikarnakan kecerdasan beliu melampaui kecerdasan manusia pada umumnya

Kenyataannya negeri ini masih membutuhkan orang-orang besar.
Orang-orang yang sanggup mengubah keadaan dan mengangkat harkat negeri ini
dari dasar jurang ke puncak kejayaan.
Orang-orang yang mengerahkan daya upaya dan pikirannya untuk kemakmuran bangsa
saya yakin beliu salah satu dri sekian juta mnusuia diindonesia
yang tulus mengabdi untuk negara

Karena itu sangat disayangkan, sungguh ironis bila dia pada akhirnya tidak operasional di negeri sendiri.
Terpencil mengabdi di negeri orang akibat ulah rekan-rekannya yang licin bak belut dalam mengelabui rakyat.

Itulah yang dialami BJ Habibie. Ketika usia telah merambah tua,
menapaki sisa-sisa waktu produktifnya,
rintangan masih bergulung besar yang menghalanginya memenuhi harapan rakyat.
Kerinduan rakyat terhadap karyanya pun seolah memang ditakdirkan untuk tidak terjadi lagi.

apakah kalian ingin mengatahui kenapa dunia begitu menghargai Habibie??????

Pada awal 1960-an, musibah pesawat terbang masih sering terjadi
karena kerusakan konstruksi yang tak terdeteksi.
Kelelahan (fatique) pada bodi masih sulit dideteksi dengan keterbatasan perkakas.
Belum ada pemindai dengan sensor laser yang didukung unit pengolah data komputer,
untuk mengatasi persoalan rawan ini.

Pada saat itulah muncul anak muda jenius yang mencoba menawarkan solusi. Usianya baru 32 tahun.
Postur tubuhnya kecil namun pembawaannya sangat enerjik.
Dialah Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, laki-laki kelahiran Pare-pare,
Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936.
Dari sinilah Habibie mendapat julukan sebagai Mr. krack.

karana Faktor telah menemukan teori  dngan pola pikir jeniusnya yaitu
bisa meringankan operating empty weight (bobot pesawat tanpa berat penumpang
dan bahan bakar) hingga 10% dari bobot sebelumnya. Bahkan angka penurunan ini bisa mencapai 25%
setelah Habibie menyusupkan material komposit ke dalam tubuh pesawat.
Namun pengurangan berat ini tak membuat maksimum take off weight-nya
(total bobot pesawat ditambah penumpang dan bahan bakar) ikut merosot.
Dengan begitu, secara umum daya angkut pesawat meningkat dan daya jelajahnya makin jauh.
Sehingga secara ekonomi, kinerja pesawat bisa ditingkatkan.

ia mendapat beasiswa dari pemerintah untuk belajar di Technische Hochschule Die Facultaet Fue Maschinenwesen,
Aachen, Jerman, pada 1956. Selama setahun sebelumnya, Habibie tercatat sebagai
mahasiswa ITB. Setelah mengantongi gelar diploma ingenieur jurusan konstruksi pesawat terbang, tahun 1960, s
ambil melanjutkan kuliahnya, ia menjadi asisten Riset Ilmu Pengetahuan Institut Konstruksi Ringan di kampusnya.

Bacharuddin Jusuf Habibie (lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936; umur 76 tahun)
adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga.

Dia mendapat Predikat predikat suma cum laude pada 1965.
Rata-rata nilai mata kuliahnya 10. Presatsi ini membuatnya dipercaya
jadi Kepala Departemen Riset dan Pengembangan Analisis Struktur di Hamburger Flugzeugbau (HFB).
Tugas utamanya adalah memecahkan persoalan kestabilan konstruksi bagian belakang pesawat Fokker 28.
Luar biasa, hanya dalam kurun waktu enam bulan, masalah itu terpecahkan oleh Habibie.

Ia meraih kepercayaan lebih bergengsi, yakni mendesain utuh sebuah pesawat baru.
Satu diantara buah karyanya adalah prototipe DO-31,
pesawat baling-baling tetap pertama yang mampu tinggal landas dan mendarat secara vertikal,
yang dikembangkan HFB bersama industri Donier.
Rancangan ini lalu dibeli oleh Badan Penerbangan dan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA).

Pekerjaan dan karier

Habibie pernah bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm,
sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg,
Jerman, sehingga mencapai puncak karier sebagai seorang wakil presiden bidang teknologi.
Pada tahun 1973, ia kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Suharto.
Ia kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998.
Sebelum menjabat Presiden (21 Mei 1998 - 20 Oktober 1999),
B.J. Habibie adalah Wakil Presiden (14 Maret 1998 - 21 Mei 1998)
dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto.
Ia diangkat menjadi ketua umum ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia),
pada masa jabatannya sebagai menteri.


ini salah 1 jawabnay kenapa di adisegani pleh bangsa luar:

Habibie hanya sampai tahun 1969 saja di HFB,
karena dilirik oleh Messerschmitt Boelkow Blohm Gmbh (MBB),
industri pesawat terbesar yang bermarkas di Hamburg.
Di tempat yang baru ini, karier Habibie meroket.
Jabatan Vice President/Direktur Teknologi MBB disabetnya tahun 1974.
Hanya Habibie-lah, orang diluar kebangsaan Jerman yang mampu menduduki posisi kedua tertinggi itu.

Pesawat Airbus A-300 yang diproduksi konsorsium Eropa
(European Aeronautic Defence and Space) tak lepas dari sentuhan Habibie.
Maklumlah dalam konsorsium ini tergabung Daimler,
produsen Mercedes-Benz yang mengakuisisi MBB.
Sehingga Habibie berhak atas royalti dari teknologi
yang dipakai dalam kendaraan udara berbadan lebar itu. Selain dari Airbus,
Habibie juga mendapat royalti dari produsen-produsen roket di banyak negara,
yang banyak menggunakan teknologi konstruksi ringannya.

Asusmsi saya tidak menutup kemungkinan negara-negara luar takut
jika kita mempunyai pemimpin jenius seperti beliu..
dia bisa melampaui pola pikir 1 diantara berapa juta bahkan teriliunan
dari berbagai polosok dunia. untuk katagori manusia jenius,..

Kamis, 08 Desember 2011

Ahmad Albar


Ahmad Syech Albar lebih dikenal sebagai Ahmad Albar (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 16 Juli 1946; umur 65 tahun) adalah seorang penyanyi dan pemusik Indonesia yang merupakan vokalis dari grup musik God Bless. Ahmad lahir dari pasangan Syech Albar dan Farida Al-Hasni. Ibunya bercerai dan kemudian menikah dengan seorang artis, Jamaluddin Malik. Dari pernikahan mereka ini melahirkan seorang artis wanita, Camelia Malik. Ahmad Albar biasa juga di panggil dengan julukan Iyek. Ahmad Albar pernah menikah dengan artis Rini S. Bono dan mempunyai tiga putra: Fauzi Albar, seorang aktor yang bernama Fachri Albar, dan Fadli Albar.

Karier:
Awal karier di dunia hiburan, ketika mulai dikenal sebagian bintang film kanak-kanak. Jenderal Kancil, sekitar tahun 1957. Kariernya di musik dimulai sejak ia usia 11 tahun, ia dan teman-temannya membentuk sebuah band bocah bernama Bintang Remaja, ketika mengikuti Festival Band Bocah di Lapangan Banteng, Jakarta. Tetapi dua tahun kemudian band ini bubar. Bersama Titi Qadarsih ia membentuk Kuarta Nada. Tapi band ini tidak bertahan lama kemudian bubar.

Sekitar tahun 1960, Iye berangkat ke Belanda. Di negara kincir angin yang banyak ditumbuhi bunga tulip itupun, anak ke dua dari enam bersaudara ini ternyata tidak bisa melepaskan gairah bermusiknya. Ia membentuk grup musik Take Five (1966-1967), yang sempat mengikuti festival dan berhasil meraih vokalis terbaik. Pada tahun-tahun 1967-1972 bersama grup Clover Leaf, Iyek menelurkan 9 single. Beberapa lagu di antaranya, "Don’t Spoil My Day" dan "Grey Clouds" cukup diminati publik Belanda pada zamannya.

Akhir 1972 bersama Ludwig Lemans, gitaris Clover Leaf, ia mengunjungi Indonesia. Di tanah air ia melihat dan mengamati kehidupan bermusik masyarakat Jakarta. Iye mencari musisi yang mau bergabung dengannya. Awal 1973, Iye bersama Fuad Hassan (drum), Donny Fattah (bass), Jockie Surjoprajogo (keyboard), dan Ludwig Lemans (gitar) mengadakan latihan di Puncak selama dua minggu, untuk menghadapi pergelaran musik di Taman Ismail Marzuki tanggal 5 Mei 1973. Dalam latihan mereka sepakat membentuk sebuah grup dengan nama God Bless.

Kesuksesannya saat merilis album perdana bertajuk God Bless pada tahun 1975 membuat grup rock itu menjadi grup pembuka konser grup rock dunia "'Deep Purple'" di Jakarta. Figur Ahmad Albar meroket menjadi superstar rock Indonesia dan Majalah Tempo edisi 27 September 1975 menjadikan dia sebagai laporan utama dengan memajang foto Albar di sampul depan.

Ahmad Albar yang berambut kribo kemudian membentuk grup Duo Kribo bersama Ucok Harahap vokalis AKA Band yang juga berambut kribo. Duet ini menelurkan tiga album yakni Neraka Jahanam (1977), Pelacur Tua (1978), dan Panggung Sandiwara (1978).

Ahmad Albar sempat mengecewakan sebagian penggemarnya ketika pada 1979 merilis album dangdut berjudul Zakia atas prakarsa wartawan majalah musik Junior, Masheri Mansyur. Maklum ketika itu dangdut masih kerap dianggap sebagai musik kampungan oleh sebagian masyarakat. Album ini berisi sembilan lagu. Enam karya Albar adalah "Zakia", "Karena Harta", "Mawar Merah", "Raja Kumbang", "Tuhan Ada", dan "Beku". Tiga lainnya adalah "Pernyataan" (M Harris), "Obral" (Titiek Puspa), dan "Raja Sehari"(Ian). Ternyata lagu "Zakia" yang diciptakannya "meledak" di pasaran. Gitaris Ian Antono-lah yang meracik musiknya sehingga enak didengar. Tak hanya bernyanyi dangdut, Ahmad Albar pun main dalam film "Irama Cinta" bersama ratu dangdut Elvy Sukaesih dan berduet membawakan lima lagu: "Aku Bahagia", "Rasa Berdebar", "Seharusnya Kau Tahu", "Engkau Jauh", dan "Lintah Darat".

Pada 1980 God Bless mengeluarkan album kedua berjudul Cermin. Ian Antono bergabung dalam kelompok musik cadas tersebut. Setelah itu God Bless vakum lama tetapi Ahmad Albar tetap bersolo karier atau tampil bersama penyanyi lain antara lain Gito Rollies dan Mus Mujiono.

Sepanjang 1980-an hingga pertengahan 1990-an, Ahmad Albar mengeluarkan album Syair Kehidupan (1980) bersama Ian Antono, Dunia Huru Hara dan Dunia Dibakar Api (1988) yang dibuat bersama pemusik Areng Widodo, Kartika (1989) bersama Gito Rollies, album Secita Cerita, Langkah Pasti, dan Scenario bersama Fariz RM, dan Tangan Baja bersama Farid Hardja, serta Jangan Ada Luka (1996) bersama lady rocker Nicky Astria.

Saat mencari vokalis untuk Gong 2000 yang digawangi Ian Antono, Albert Wijaya, Yaya Muktio (drum), Harry Anggoman (keyboard), dan Donny, pilihan jatuh pada Ahmad Albar, karena dia dianggap yang terbaik saat itu. Konser Gong 2000 tanggal 26 Oktober 1991 di Parkir Timur Senayan memuaskan sekitar 100.000 penonton dengan peralatan sistem suara berkekuatan 120.000 watt dan lampu berkekuatan 300.000 watt. Grup ini menghasilkan empat album: Bara Timur (1991), Gong Live (1992), Laskar (1993), dan Prahara (2000). Di sini Albar nyaris sempurna melahirkan God Bless kedua. Penggemar tampaknya tidak peduli apakah yang mereka dengar Gong 2000 atau God Bless, yang penting ada Ian, Donny, dan Albar.

Iye juga mengeluarkan album solo, yaitu Bis Kota (1990), Giliran Siapa (1991), Rini Tomboy (1991), Menanti Kepastian (1992), Bunga Kehidupan (1994), Biarlah Aku Pergi (1994), dan Kendali Dendam (1995).

Berturut-turut, kemudian God Bless mengeluarkan sejumlah album rekaman seperti Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), The Story of God Bless (1990), 18 Greatest Hits of God Bless (1992), dan Apa Kabar (1997).

Selain sering menggelar konser di banyak kota di Tanah Air, Ahmad Albar juga sempat menggelar konser di luar negeri. Pada 7 Februari 2004 misalnya ia tampil di Kuala Lumpur bersama God Bless memeriahkan ulang tahun grup rock Malaysia Search.

Seusai konser, Albar langsung bergabung dengan 11 penyanyi muda Duta (Sheila on 7), Armand Maulana (Gigi), Fadly (Padi), Kikan (Cokelat), Andi (/rif), Roy (Bumerang), Warna, Audy, Ratu, Rio Febrian, dan Glenn Fredly. Mereka bersama-sama menyanyikan "Rumah Kita" yang diambil dari album God Bless Semut Hitam.

Kasus:
Pada tanggal 26 September 2007, Ia ditangkap di rumahnya karena diduga terlibat kasus penemuan 490 ribu butir ekstasi di apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat.[1] Ia pun terancam menghadapi pasal berlapis. Sejumlah tuduhan yang diarahkan oleh penyidik antara lain bersekongkol dengan buronan kasus narkoba, memiliki dan menggunakan narkoba. Ia dituduh menyembunyikan Jenny, seorang buronan narkoba di rumahnya, Cinere, Depok. Jenny merupakan kurir kasus penemuan 490 ribu butir ekstasi di apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat. Polisi juga menuduh Ia memiliki sebutir ekstasi yang ditemukan di dalam kamar mandinya. Hasil tes urine Ahmad Albar juga menunjukkan adanya kandungan narkoba.[2] Kasus ini tak hanya menyeret Ia. Karena anak keduanya, aktor Fachri Albar juga sempat menjadi DPO (daftar pencarian orang) atau buron setelah ditemukan 1,2 gram kokain di kamarnya.[3] Namun tak lama, Fachri Albar menyerahkan diri secara sukarela pada tanggal 30 November 2007 didampingi bibinya, Camelia Malik, aktor Harry Capri (suami Camelia), serta Fitria Sukaesih (putri Ratu dangdut Elvy Sukaesih).[4]

Ia akhirnya dijatuhi hukuman 8 bulan penjara potongan tahanan 7 bulan dan denda 6 juta rupiah. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan JPU, 1 tahun penjara.[5] Iye akhirnya bebas pada tanggal 11 Juli 2008.

Kehidupan pribadi:
Ahmad Albar menikah dengan aktris Rini S. Bono pada 28 April 1978. Rini adalah lawan mainnya dalam film "Laila Majenun" arahan sutradara Sumanjaya. Pasangan itu memiliki tiga putra, Fauzi Albar, Fachri Albar, dan Fadli Albar.

Seperti ayah dan ibunya yang bercerai, Ahmad Albar pun bercerai dengan Rini pada 30 September 1994. Setelah perceraiannya, Ahmad Albar sempat menjalin cinta dengan Cut Keke.

Diskografi

Album:
* Zakia - 1979
* Syair Kehidupan - 1980
* Risau - 1983
* Langkahkan Pasti bersama Fariz RM
* Secita Cerita bersama Fariz RM
* Scenario bersama Fariz RM
* 123 bersama Farid Hardja
* Tangan Baja bersama Farid Hardja
* Dunia Huru Hara
* Dunia Dibakar Api - 1988 bersama Areng Widodo
* Kartika - 1989 duet bersama Gito Rollies
* Jangan Bedakan Kami bersama Pakarock - 1990
* Bis Kota - 1990
* Bara Timur - 1991
* Giliran Siapa - 1991
* Rini Tomboy - 1991
* Menanti Kepastian - 1992
* Semestinya bersama Addie MS
* Bunga Kehidupan - 1994
* Biarlah Aku Pergi - 1994
* Kendali Dendam - 1995
* Jangan Ada Luka - 1996

[sunting] Bersama Duo Kribo

* 1977 - Neraka Jahanam
* 1978 - Pelacur Tua
* 1978 - Panggung Sandiwara

[sunting] Bersama Gong 2000

* Bara Timur - 1991
* Gong Live - 1992
* Laskar - 1993
* Prahara - 2000

[sunting] Bersama God Bless

* God Bless - 1975
* Cermin - 1980
* Semut Hitam - 1988
* Raksasa - 1989
* Apa Kabar - 1997
* 36 th - 2009
* The Story of God Bless - 1990
* 18 Greatest Hits of God Bless - 1992

Filmografi:
* Perawan Malam (1974)
* Si Doel Anak Modern (1976)
* Duo Kribo (1977)
* Kuda-Kuda Binal (1978)
* Cubit-Cubitan (1979)
* D'Love (2010)

Pranala luar:
* (Indonesia) Achmad Albar, Sang Ikon
* (Indonesia) Panggung Sandiwara Ahmad Albar
* (Indonesia) Profil di situs KapanLagi.com.

Chrisye.(ALM)


Raden Chrismansyah Rahadi (dikenal dengan nama Chrisye; lahir di Yogyakarta dengan nama Christian Rahadi, 16 September 1949 – meninggal di Jakarta, 30 Maret 2007 pada umur 57 tahun) adalah seorang penyanyi pop legendaris Indonesia. Ia memulai karier musiknya ketika bergabung sebagai bassist dengan band Gipsy, namanya lalu menjulang lewat lagu "Lilin-lilin Kecil" di sekitar tahun 1977 dan "Badai Pasti Berlalu", setelah bersolo-karier sebagai penyanyi. Beberapa lagunya yang populer adalah "Ketika Tangan dan Kaki Berkata", "Badai Pasti Berlalu", "Aku Cinta Dia", "Hip Hip Hura", "Nona Lisa", dan "Pergilah Kasih". Ia adalah keturunan campuran Tionghoa dan Jawa, ibunya adalah orang Jawa.

Awal Karier:
Awal karier Chrisye dimulai pada tahun 1967 saat bergabung dengan keluarga Nasution di Komunitas Gank Pegangsaan. Bermain sebagai bassis dan vokalis pada band "Sabda Nada" yang dimodali oleh Pontjo Sutowo. Sempat dikontrak untuk bermain di New York selama 2 tahun, sebelum terlibat dalam proyek rekaman Guruh Gipsy. Kemudian diminta oleh Prambors untuk menyanyikan lagu "Lilin Lilin Kecil" karya James F. Sundah dalam Lomba Cipta Lagu Remaja, yang meskipun tidak menjadi pemenang namun menjadi lagu yang hits pada masa itu. Hal lain membuat nama Chrisye makin bersinar pada akhir tahun 70-an adalah setelah membuat soundtrack film Badai Pasti Berlalu bersama Jockie Surjoprajogo dan Eros Djarot.

Semangat Kolaborasi:
Terdapat fenomena yang mencuat pada sosok Chrisye sejak ia tampil sebagai penyanyi solo pada tahun 1977, yaitu bahwa ia selalu tampil dengan semangat kolaborasi bersama-sama dengan musisi lain.

Pada 1977-1984 Chrisye melakukan dwitunggal dengan Yockie Soerjoprajogo yang bermula ketika Chrisye diajak Yockie Surjoprajogo untuk membawakan lagu Lilin-lilin Kecil James F. Sundah, salah satu lagu yang menjadi finalis Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors Rasisonia 1977. Kerja sama ini berlanjut saat Eros Djarot membuat album soundtrack film Badai Pasti Berlalu(1977).

Pada 1985 Chrisye memisahkan diri dengan Yockie dan mulai menggamit pemusik yang lebih muda untuk menggarap album Sendiri (1985) dan Aku Cinta Dia (1986), yaitu Addie MS dan Raidy Noor. Penata musik album selanjutnya seperti Hip Hip Hura (1986) dan Nona Lisa (1987) dipercayakan kepada trio RAG (Raidy Noor, Adjie Soetama, dan Herman Gelly Effendy) serta Younky Soewarno pada album Jumpa Pertama (1988) dan Pergilah Kasih (1989). Di era ini, musik Chrisye digarap lebih fresh dengan aksentuasi pada programming music (musik mesin) yang tengah ngetrend saat itu. Karakter musiknya pun cenderung riang.

Lalu muncul Erwin Gutawa berlaborasi dengan Chrisye dalam mengolah musik pada 1996-2002. Erwin sendiri banyak membingkai lagu-lagu Chrisye dalam sofistikasi yang lebih memperhatikan akurasi. Erwin banyak memberi peluang untuk memasukkan banyak gestur musik yang sangat berbeda dengan karakter musik Chrisye. Termasuk ketika Erwin menyandingkan Chrisye dengan Waldjinah.

Menyadari akan kekurangannya dalam menulis lirik lagu, Chrisye menjalin kerja sama dengan penulis lirik seperti Deddy Dhukun, Eros Djarot, Rina R.D., Tito Soemarsono, dan Bagoes AA. Bahkan ia pernah meminta kesediaan penyair religius Taufik Ismail untuk menulis lirik lagu Ketika Kaki dan Tangan Berkata yang diinspirasikan dari surat Yasin. Kolaborasi dalam menulis lirik walhasil membuat lagu-lagu yang dinyanyikan Chrisye menjadi variatif dalam tema. Ada tema romansa, tema religius.

Kehidupan pribadi:
Tahun 1982 Chrisye menikah dengan Damayanti Noor, anggota keluarga Noor Bersaudara. Ia kemudian memeluk agama Islam lalu mengganti nama pertamanya menjadi "Chrismansyah". Dari pernikahannya dengan Damayanti Noor, Chrisye memperoleh empat orang anak yakni Rizkia Nurannisa (1983), Risti Nurraisa (1986), dan putra kembar: Rainda Prashatya & Randa Pramasya (1989).

Tahun 1995, Chrisye memperoleh BASF Legend Award atas pengabdiannya terhadap musik Indonesia selama ini. Pada tahun 2002, ia meluncurkan album Dekade yang berisi rekam ulang sejumlah lagu lama.

Pada tanggal 31 Juli 2005, Chrisye harus menjalani rawat-inap di rumah sakit di Singapura karena divonis mengidap penyakit kanker paru-paru stadium akhir. Penyakit kanker paru-paru adalah yang tergolong dalam penyakit kanker yang mematikan. Pada awalnya dalam pemeriksaan di Jakarta, Chrisye disebutkan hanya terkena infeksi paru-paru. Namun ternyata setelah menjalani pemeriksaan yang lebih lanjut di Singapura, tim medis di sana memberikan hasil yang lebih akurat bahwa ternyata penyakit yang diderita oleh Chrisye adalah penyakit kanker paru-paru pada stadium IV (stadium akhir).
Makam Chrisye di Jeruk Purut

Pada tanggal 30 Maret 2007, pukul 04.08 WIB, Chrisye meninggal dunia di Jakarta, akibat penyakit kanker paru-paru yang dideritanya. Ia kemudian dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta.

Pada tanggal 7 Maret 2009, Java Jazz menggelar konser bertajuk "A Tribute to Chrisye", di mana pada saat itu Glenn Fredly membawakan lagu yang mengenang sang legendaris dunia musik tanah air kita ini.

Album Studio:
# 1977 - Jurang Pemisah
# 1977 - Badai Pasti Berlalu
# 1978 - Sabda Alam
# 1979 - Percik Pesona
# 1980 - Puspa Indah
# 1981 - Pantulan Cita
# 1983 - Resesi
# 1984 - Metropolitan
# 1984 - Nona
# 1984 - Sendiri
# 1985 - Aku Cinta Dia
# 1985 - Hip Hip Hura
# 1986 - Nona Lisa
# 1988 - Jumpa Pertama
# 1989 - Pergilah Kasih
# 1993 - Sendiri Lagi
# 1997 - Kala Cinta Menggoda
# 1999 - Badai Pasti Berlalu (bersama Erwin Gutawa)
# 2002 - Dekade
# 2004 - Senyawa

Album Kompilasi:

* 1994 - The Best Of
* 1996 - Akustichrisye
* 1999 - Best Cinta
* 2002 - Konser Tur 2001
* 2005 - Chrisye By Request
* 2006 - Chrisye Duet By Request
* 2007 - Chrisye Masterpiece Trilogy Limited Edition

Singel

* 1992 - Cintamu Telah Berlalu
* 1990 - Hening bersama Rafika Duri & Trio Libels
* 1990 - Kidung bersama Rafika Duri & Trio Libels
* 1994 - Kesan Di Matamu
* 2008 - Lirih

Rabu, 29 Juni 2011

- INDOROCK -


Indorock adalah genre musik, berasal pada tahun 1950 di Belanda dan Eropa. Ini adalah perpaduan dari Indonesia dan musik Barat, dan memiliki akar di TAR (Tradisional Portugis musik Indonesia fusi). Indo Rock, Rock 'n Roll 50 yang gaya 60-an. Sebuah aliran musik yang unik yang diciptakan oleh Indo memulangkan di Belanda kembali pada tahun 50-an / 60-an. Rock paling Amerika 'n roll seniman tidak bepergian ke luar negara. Karena ini banyak kelompok gitar vokal dan instrumental musik Indo mulai merekam hits Amerika dan menjadi terkenal sendiri. Apa yang mereka lakukan mulai menjadi sebuah revolusi di Eropa dikenal sebagai adegan Batu Indo. Jenis baru diciptakan musik rock 'n roll adalah inspirasi bagi seniman dan mulai baru di Eropa dan Amerika Serikat seperti misalnya The Beatles dan Jimi Hendrix.


Menguak Sejarah
---------------

Setelah kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, banyak Indo (Belanda-Indonesia) musisi dipulangkan ke Belanda. Salah satu efek dari proses budaya adalah bahwa, pada pertengahan 1950-an, sebuah genre musik instrumental yang disebut Indo rock menjadi populer.

Gitar itu diimpor untuk kepulauan Hindia Timur oleh penjelajah Portugis pada abad ke-16. Gaya lagu tradisional Portugis, saudade dan fado, dimainkan dengan iringan gitar, kemudian menjadi krontjong musik. Krontjong dicirikan oleh gitar yang tampaknya menjadi "berbicara" satu sama lain. Para gitaris memainkan bagian melodi berirama dan secara naluriah [klarifikasi diperlukan].
Andy Tielman legenda indorock masih goyang di 2007, dengan Chris Latul dan di latar belakang gambar Eddie van Halen.

Musisi indorock Banyak kecenderungan untuk musik Hawaii, yang populer di Belanda pada saat itu. Pengaruh yang signifikan lainnya termasuk negara Amerika & Barat, dan repertoar rock & roll diputar di stasiun radio di Indonesia melalui Amerika (AFN) stasiun dari Filipina dan Australia. [1]

Tielman Brothers dipandang sebagai pendiri dari aliran musik unik dalam musik roll Rock 'n. (Andy, Reggy, Loulou Tielman Ponthon dan) Lead Andy Tielman penyanyi bernama godfather Indo Rock. [2]

Banyak dari ini musik Rock yang besar Indo masih tersedia di cd dan mp3 ketika Anda mencari toko-toko di nama artis. Banyak Indo Rock / rock 'n roll seniman juga bisa ditemukan di seri yang terkenal cd rock & roll Belanda seperti untuk Groupie Gitar contoh atau "De Rock' n Roll Metode.



Seniman Yang Berpengaruh Saat Itu
---------------------------------

* The Tielman Brothers (Andy, Reggy, Loulou Tielman Ponthon dan)
* Rockers Room (1957)
* The Rocker Kamar Nyata (1958)
* Para Badai Roller (Robby Latuperisa, Robby Boekholt, Hans Bax, Harry Bredow, Broer Arends)
* The Hot Jumpers (1958)
* The Black Dynamites
* The Crazy Rockers
* The Lima Perjalanan
Andy Tielman *
* The Aces Timur
* Listrik Johnny & The skyrockets
* The Rocking Diamonds dan The Eagles Biru
* Para Javalins
* Ben Poetiray
* Band Kebangkitan Indonesia
* Para Desmounts
* Midnight Khusus
* Rudy van dalm & The Rhytmics Kerajaan
* Willy dan Giants Nya
* Danny Everett
* Jim & Seleksi Hawa (Pelompat Hot)
* Eddy Raja
* Royal Enam
* Para Valiants
* Para Penghibur
* The Sky Devils
* The Roller
* Eddy Chatelin (Rockers Gila)
* The Royal Remaja
* The New Savage
* Para Desperates
* Para Bibit Rockers
* Ricky & The Rhythm String
* Roy & Brothers Killian
* Blue Komet
* Black Magic
* Cahaya Bintang
George de Fretes * (Gaya Hawaii)
* Peter de Fretes (Gaya Hawaii)
* Roy de Fretes (Gaya Hawaii)
* Para Twangies
* Frankie Franken (The Javalins)
* The Black Arrows
* Daydream
* Krontjong Devils
* Ricky Lee
* Petrus Layton
* Lydia
* Para Nightbreakers
* Edu Schalk (Edu & Shortie)
* Ronny Flohr (Gaya Hawaii)
* Misty Biru
* Blue Diamonds

Minggu, 26 Juni 2011

THE LEGEN OF INDIE ROCK - THE TIELMAN BROTHERS




ABSOLUTELY FANTASTIC !!!!!

PROUD TO BE INDONESIAN THE LEGENTD
!!!!
The Tielman Brother
Jangan bilang kalau lo ank Nongkrong yang suka atau cinta banget music Klau lo kga pernah tau… Klau sebnarnya Jauh diatas kepopuleran jimi hendrix dan rolling stone .. Bahwa kita mempunyai, Super start Asli Indonesia .. Yaitu “The Tielman Brother”


Tidak hanya The legend Tp .. Seharus nya merekalah yang pantas di sebut icon music Rock N Roll dunia…!!
Gw akan ceritakan sedikit kilas balik profil tentang mereka:

(Bapa) Dirk Herman Tielman (Menado 1904 - † Den Haag 1979) (Ibu) Flora Laurentine Hess (Madiun 1901 - Purworejo † 1991) (nenek moyang Jerman) - dia sudah menikah sebelum dengan Uchtmann (3 anak Ralph, Jack dan seorang gadis yang lahir). Reggy (Reginald) - lahir 20 Mei 1933 di Surabaya, Indonesia (dia mendapat julukan Uchtmann) Ponthon - lahir 4 Agustus 1934, meninggal di 29 April 2000 di Jemper, Indonesia Andy - lahir 30 Mei 1936 di Makassar, Sulawesi, Indonesia Loulou (Herman Lawrence) - lahir tanggal 30 Oktober 1938 di Surabaya, Indonesia, meninggal pada 4 Agustus 1994 di Cairus, Australia Jane (Janette Loraine) - lahir 17 Agustus 940, meninggal pada 25 Juni 1993
THE BROTHERS Rhytm TIMOR (Indonesia 1945-1957)

Andy Tielman (gitar, vokal)
Reggy Tielman (banjo, gitar, vokal)
Ponthon Tielman - (bass gitar, ganda, vokal), kiri pada tahun 1956 untuk Bussum, Belanda
Loulou (Herman Lawrence) Tielman - (drum, vokal)
Jane (Janette Loraine) Tielman - (Vokal)
(Bapa) Herman Tielman - (manager, gitar)
(Ibu) Flora Lorine Hess - (presentasi)



[Home]

The Tielman Brothers
(Breda, Belanda)


The Tielman Brothers-Black Eyes / Rollin 'Rock (live TV show Jan.1960 Belanda)

Keluarga Tielman di Surabaya, Indonesia 1947
Keluarga Tielman di Surabaya, Indonesia 1947
l / r: Jane, Reggy, Ponthon, Andy, Loulou, Mother Flora Hess Lorine, Pastor Herman Tielman

(Bapa) Dirk Herman Tielman (Menado 1904 - † The 1979 Den Haag)
(Ibu) Flora Laurentine Hess (Madiun 1901 - Purworejo † 1991) (Jerman nenek moyang)
- Dia sudah menikah sebelum dengan Uchtmann (3 anak Ralph, Jack dan seorang gadis lahir).

Reggy (Reginald) - lahir 20 Mei 1933 di Surabaya, Indonesia (dia mendapat julukan Uchtmann)
Ponthon - lahir 4 Agustus 1934, meninggal di 29 April 2000 di Jemper, Indonesia
Andy - lahir 30 Mei 1936 di Makassar, Sulawesi, Indonesia
Loulou (Herman Lawrence) - lahir tanggal 30 Oktober 1938 di Surabaya, Indonesia, meninggal pada 4 Agustus 1994 di Cairus, Australia
Jane (Janette Loraine) - lahir 17 Agustus 940, meninggal pada 25 Juni 1993

THE BROTHERS Rhytm TIMOR (Indonesia 1945-1957)

Andy Tielman (gitar, vokal)
Reggy Tielman (banjo, gitar, vokal)
Ponthon Tielman † (bass gitar, ganda, vokal), kiri pada tahun 1956 untuk Bussum, Belanda
Loulou (Herman Lawrence) Tielman † (drum, vokal)
Jane (Janette Loraine) Tielman † (Vokal)
(Bapa) Herman Tielman † (manager, gitar)
(Ibu) Flora Lorine Hess † (presentasi)

Timor Rhythm Brothers di Surabaya 1947
Timor Rhythm Brothers di Surabaya 1947
l / r: Ponthon, Reggy, Loulou Tielman, Jane, Andy



Kisah The Tielman Brothers dimulai di Surabaya, dimana 4 bersaudara Tielman kecil dan Jane adik mulai tampil bersama pada tahun 1945 lagu-lagu rakyat dan tarian tradisional. Pastor Herman yang intendan kapten dan kemudian di KNIL (Tentara Kerajaan Belanda Indonesia) dan ia tinggal di sebuah kamp konsentrasi Jepang. Ia memiliki sebuah rumah di Surabaya dan mulai bermain musik bersama dengan teman-temannya. Herman Tielman adalah seorang musisi semua berbakat bulat dan ia adalah salah satu yang disediakan Reggy, Ponthon, Andy, Loulou dan Jane dengan mereka yang kaya musik bagasi. Dari mulai Ponthon ingin memainkan double bass besar. Reggy ingin bermain banjo dan Loulou kecil itu suka drum. Andy belajar bermain gitar. Selama penampilan pertama mereka dalam pesta rumah yang mereka terkejut nenek moyang mereka berteman dengan nomor sulit seperti Tiger Rag dan 12th Street Rag.

Gigs diikuti beberapa pihak swasta Soerbaya. Ia pergi cepat dan dalam waktu setengah tahun mereka pergi tur sebagai THE TIMOR RHYTHN BROTHERS-Timor adalah pulau, dimana keluarga Tielman diwarisi dari - sepanjang kamp-kamp tentara Belanda. Sana setelah mereka menerima tawaran dari NIWIM (Usaha Nasional Kesejahteraan Indonesia) dan bersama-sama dengan seniman Belanda terkenal seperti De wama, para Ramblers dan Skymasters mereka tur di sepanjang kota-kota besar di Indonesia. menunjukkan mereka terdiri dari musik dan tarian dari seluruh kepulauan Indonesia termasuk kostum yang sesuai dan atribut ritual seperti tombak perang dan pedang. Selama ayah menunjukkan Herman Tielman bergabung di pada gitar ibu Flora merawat penyajian umum.

Timor Rhythm Brothers The
Timor Rhythm Brothers (awal 50-an)
l / r: Ponthon, Andy, Loulou, Wim Noya, Herman Tielman, Reggy

Pada Desember 1949 29 proklamasi kemerdekaan resmi Indonesia berlangsung. Keluarga Tielman sekarang dilakukan untuk orang Indonesia. Mereka bahkan dilakukan di istana presiden Soekarno di Jakarta. Ketika mereka tumbuh dewasa mereka mulai untuk menutupi top hits dalam harmoni yang sempurna dekat. Pada tahun 1951 mereka diperkenalkan ke Guitar Boogie of Arthur Smith. Andy kemudian mengatakan dalam sebuah wawancara: "ini adalah lagu pertama yang saudara-saudara saya dan saya diubah menjadi rock 'n roll dengan menambahkan drum untuk itu'. Kemudian mereka mulai bermain jumlah Les Paul, Elvis Presley, Little Richard, Bill Haley, Fats Domino, Chuck Berry dan Gene Vincent. Andy juga bermain bersama dengan Dolf de Vries dalam band THE STARLIGHTS di Jakarta. Juga di Sumatera ia bermain tanpa saudara-saudaranya dalam band Hawaiian dari Freddy Wehner.

THE TIMOR RHYTHM BROTHERS-THE BROTHER Tielman ATAS EMPAT-4 T's (Breda 1957-1959)

Andy Tielman (lead guitar, vokal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar, vokal)
Ponthon Tielman † (double bass, vokal)
Loulou Tielman † (drum, vokal).

The 4 T menunjukkan Brandnew mereka gitar Miller dan Wilson.
The 4 T menunjukkan Brandnew mereka gitar Miller dan Wilson. (Breda 1957)

Pada saat tertentu mereka yang ditawarkan tur luas di seluruh Indonesia, tetapi hanya dengan syarat bahwa mereka harus mengubah kewarganegaraan Belanda mereka ke Indonesia. Dalam pendapat Herman Tielman anak-anaknya akan memiliki masa depan yang lebih baik di Belanda dan pada tahun 1957 keluarga dipulangkan ke Belanda dengan kapal. Ponthon sudah dipulangkan satu tahun sebelumnya dan tinggal bersama istrinya di Bussum.

Setelah tiba di Belanda mereka menetap di Breda di pondok Smulders rumah di Baronielaan. Mereka hanya memiliki sebuah koper kecil dengan kain tipis tropis dan mereka confrontated dengan musim dingin Belanda dingin. Untungnya DMZ (Militer Urusan Service) yang diberikan mereka dengan pakaian hangat. Edu Schalk - penyanyi kemudian dengan Poetiray Brothers dari Oosterhout-adalah teman pertama Indonesia mereka di Breda. Saudara-saudara pergi ke toko Spronk musik di Breda dan setelah mereka telah meyakinkan pemilik bakat besar mereka dengan versi mereka Bye Bye Cinta oleh The Everly Brothers, mereka diperbolehkan untuk membeli gitar yang paling mahal dari toko di pembelian angsuran. Yang menjadi besar legendaris gitar putih Miller dan gitar sunburst Wilson. Ini adalah produk dari perusahaan Egmond dari Eindhoven (type ES 57). Kemudian mereka juga membeli amplifier Egmond combo untuk menggantikan radio tua mereka menggunakan. penampilan pertama mereka berlangsung di Hotel De Schuur di Catharinalaan di Breda. Pada awalnya mereka tampil sebagai Rhytm TIMOR BROTHERS tapi segera mereka menamakan diri ATAS EMPAT Tielman BROTHERS atau THE 4 T's. Mereka segera pergi terkenal di Breda dan mulai gigging tempat-tempat lain di propinsi Brabant seperti Kamp Lunetten di Vught dan menari De Cosmopoliet di 's Hertogenbosch.

Empat Tielman Brothers di atas panggung (Breda 1957)
Empat Tielman Brothers di atas panggung (Haagsche Dierentuin, Den Haag ca.1957/1958)

Bola aluminium besar dari Atomium di Brussels, Belgia masih ingat kita pada dunia exebition Expo 58, yang diselenggarakan dari 17 April hingga 19 Oktober. Pada waktu itu musik Hawaii sangat populer di Eropa dan sebagai bagian dari Taman Ketertarikan Desa Hawaii telah dibuat. Dengan hiasan pohon kelapa sawit, langit biru dan tanaman eksotis dan bunga Rudi Wairata (gitaris baja) dan Mike Anoi (Arends 'Broer' Guus) dan band Hawaii mereka dimainkan sebagai tindakan utama. Beberapa band Belanda muncul dan juga ATAS EMPAT Tielman BROTHERS diundang oleh Mr Morisson dari organisasi Desa Hawaii. Mereka diperbolehkan untuk mengisi istirahat 20 menit. Mereka memberi roll n rock spektakuler 'menunjukkan sebagai pernah di Eropa dilakukan sebelumnya. Andy bermain gitar dengan kakinya, gitar yang dimainkan terbalik di leher, gitar dimainkan dengan stik drum dari Loulou, double bass ditangani dengan cara akrobatik belaka dan gitar yang melempar antara saudara. 20 menit menjadi hampir 6 bulan.

The Tielman Brothers Empat di Desa Hawaii, Brussels 1958
The Tielman Brothers Empat di Desa Hawaii, Brussels 1958

'Popok' The René Belgia Vlasselaar menjadi manajer mereka dan mengatur sesi rekaman untuk Fernap labelnya. Bersama dengan saudaranya Ferry ia memiliki perusahaan jukebox Fernap (Ferry dan popok). Rock Little Baby Of Mine adalah lagu rock tempo Facebook ditulis oleh Andy Tielman serta sisi lain balada Kau Masih Yang Satu. Inspirasi untuk kedua lagu berasal dari idolanya Elvis Presley, tapi gaya Tielman spesifik sudah ada meskipun teknik rekaman primitif. Selama periode itu Andy menikah di Brussels untuk Jeanine M. Ketika setelah satu malam semua gitar dan amplifier dihancurkan oleh api di Expo ayahnya dalam hukum Roger M. membelinya sangat mahal gitar Gibson dan amplifier dibawa langsung dari USA Hans Joachim Kulenkamp dan Peter Frankenfeld, showmasters terkenal TV Jerman, menemukan Tielman Brothers di Expo dan mengundang mereka pada akhir tahun 1958 ke Jerman untuk penampilan tamu di acara TV mereka dan bertindak pertunjukan musik dalam film Paprika

Empat Tielman Brothers dalam film Paprika (Jerman 1958)
Empat Tielman Brothers dalam film Paprika (Jerman 1958)

Kinerja yang sangat pertama The Tielman Brothers di Jerman berlangsung di di "Plankenkaffee Kosschenhaschen" di Mannheim dari 3 hingga 16 Januari 1959. Suatu malam menunjukkan mereka difilmkan oleh Rundfunk Hessischer (SDM) dan langsung di televisi Jerman 27 Januari 1959. rekaman ini ditularkan lagi di Jerman di SWF-Abendschau. The Tielman Brothers juga diundang pada 29 Januari 1959 di Hotel Deutsches Theater di München selama bola film di acara pemutaran perdana film Paprika. Di sana mereka bertemu aktris Romy Schneider dan dihargai dengan medali film. Pada tahun 1959 yang dimainkan terutama sebagai suatu tindakan di antara di sirkus dan pameran tahun. Belgia manajer mereka telah menempatkan mereka bahwa dalam adegan itu. Dengan Circus 'Fisher' mereka melakukan perjalanan di Jerman dan mereka juga melakukan penampilan tamu di terkenal 'Oktoberfest' di Muenchen. Kor Aaftink pada bahwa manajer label waktu (Imperial) dari perusahaan rekaman Bovema memiliki keberanian untuk menawarkan standar Belanda rock n roll kelompok sangat liar 'kontrak rekaman. single perdana mereka menjadi salah satu yang menarik dalam sejarah pop Belanda. Irama yang catchy di Record Hop dan Swing Ini atas, prestasi vokal unik dari Andy dan dukungan instrumental dengan Ponthon masih double bass terdengar sangat internasional.

ATAS Tielman BROTHERS (1960-1963) Kekaisaran rekaman + Ariola (3 single + 1 EP)

Andy Tielman (lead guitar, vokal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar, vokal)
Franky Luyten (ritme gitar, vokal)
Ponthon Tielman † (bass guitar, 6 string bass, vocal)
Loulou Tielman † (vokal drum)

Brothers di Koepelzaal dari Dierentuin Haagse (The Hague Zoo). 3. Januari 1960.
The Tielman Brothers di Koepelzaal dari Dierentuin Haagse (The Hague Zoo). 3. Januari 1960.

Pada bulan Januari 1960 dan terutama Belanda Den Haag membuat perkenalan pertama mereka dengan The Tielman Brothers. Pada 3 Januari 1960 mereka bermain di Koepelzaal dari Dierentuin Haagse (The Hague Zoo). menunjukkan A yang sedikit bahagia yang hadir masih membicarakan hal itu dengan hormat besar. Pada 23 Januari 1960 mereka muncul di televisi. Suatu malam musim dingin yang khas Belanda untuk mengumpulkan sekitar dia kompor dan pada saluran TV hanya tersedia ada siaran dari Avro (seorang Belanda Broadcasting Company). Dalam Weekendshow (broadcoasted t Spant dari 'di Bussum) empat saudara langsing muncul, yang menyebut diri mereka The Tielman Brothers. Mereka memulai kinerja spektakuler mereka dengan Mata Hitam dan dilanjutkan penampilan mereka dengan Rollin'Rock dan setiap elemen menunjukkan kemungkinan dibawa ke lampu sorot tersebut. Misalnya log drum solo dari Loulou di mana ia mengambil drum berjalan-jalan di sekitar drum kit, Ponthon merangkak di lantai tapi masih bermain bass putih double-nya, Andy bermain gitar dengan giginya dan kaki dan sebaliknya di lehernya berdiri di ganda bass dan Loulou memukul-mukul musik pada string gitar Andy. Tentu saja beberapa elemen yang disalin dari Spike Jones dan Bill Haley.

The Tielman Brothers. TV Belanda Show (Avro) 23. Januari 1960
The Tielman Brothers. TV Belanda Show (Avro) 23. Januari 1960

n roll seperti batu sensasional dan liar 'menunjukkan tidak pernah terjadi di televisi Belanda dan menurut pendapat pribadi saya itu sama sekali tidak melampaui lagi. n roll yang rock 'dari orang-orang Indonesia begitu menghangatkan hati di negeri kita dingin dan ortodoks, tetapi peninjau TV dan ahli musik berpikir berbeda. Sebuah beban kritik negatif tercetak di surat kabar. Saat-saat bersejarah yang untungnya dilestarikan dan 45 detik itu digunakan oleh Hans Heynen dalam film dokumenter nya Rockin'Ramona. Kita melihat dalam film ini bagaimana jari-jari panjang dan ramping dari Andy berlari sepanjang gitar Gibson Les Paul di Mata Hitam. Kelangkaan Records merilis kemudian pada tahun 1991 ini acara TV bekerjasama dengan Tojo bahkan integral dan sound track pada CD. Juga pada bulan Januari 1960 mereka merekam 4 lagu dalam Bovema Studio Heemstede. My Maria (melalui tahun jumlah paling diminta), Kau Masih Yang Satu (kembali merilis rekaman pertama mereka pada tahun 1958 terdengar sempurna sekarang), Black Eyes (instrumental pertama mereka yang akan menjadi salah satu highlight dalam sejarah disebut Indo Rock) dan Rock Little Baby (juga kembali merilis album pertama mereka dari tahun 1958, tapi terdengar jauh lebih baik sekarang).

The Tielman Brothers di menari Westhof, Heidelberg 1960
The Tielman Brothers di menari Westhof, Heidelberg 1960

Setelah itu mereka berangkat ke Jerman. Mereka mulai kontrak mereka dibayar dengan baik bulan di Ringstuben di Mannheim. Keluarga Fluhrman dimiliki menari ini dan Ringstuben selalu disebut Sputnik oleh band dan pengunjung karena dekorasi dengan roket dan kapal angkasa futuristik. The Tielman Brothers akan kembali ke sana sering. Kemudian mereka pergi ke Studio 15 di Dusseldorf dan menari bagus Westhof di Heidelberg (juga lokasi legendaris karena GI Amerika yang tinggal di sana). Lain menari terkenal adalah Jolly Bar di Hanau (ini juga sebuah kamp tentara Amerika). Kembali sekali lagi ke Bovema untuk melakukan beberapa rekaman untuk pertama mereka 10 LP inch dan mereka meminta bantuan dari gitaris / penyanyi Franky Luyten (tidak ada keluarga meskipun beberapa orang mengatakan bahwa dia adalah sepupu atau menikah di anggota keluarga). Ini menyangkut lagu berikut: O Sole Mio (penutup indah dari Elvis Presley hit-It's Sekarang Atau Tidak), 18 Century Rock (band rock pertama Belanda, yang mengatur kembali sepotong musik klasik yang menampilkan gitar memimpin kembar-versi mereka WA Mozart Piano Sonata in C Major, K.545, tema utama, mendapat beban kritik negatif. Namun tema utama sudah addapted pada tahun 1939 oleh Raymond Scott dan dirilis sebagai Dalam Sebuah Menggambar abad 18 Kamar dan fe juga diliput oleh Guy Lombardo ( 1939), Glenn Miller (1944) dan Hank Snow (1955), AAA (instrumental menarik berdasarkan Big Guitar by Owen Bradley), Pretend (mencakup sempurna dari Carl Mann hit), April di Paris (a instrumental yang indah, tetapi Judul actle aku cinta Paris), Oh Rosalie (a hit untuk Conway Twitty), saya tidak bisa Melupakanmu (lagu lain vokal khas dan bijaksana oleh Andy Tielman dengan cara yang unik yang hanya bisa dia lakukan) dan Night Train (a sublim interpretasi dari standar jazz ditulis oleh Jimmy Forrest). 6 dari 8 rekaman muncul sebelumnya sebagai single 18 Century. Rock / Pretend bahkan di Amerika Serikat pada Modal Records.O Sole Mio datang pada tahun 1964 juga pada mereka LP 12 inch dengan di lengan pernyataan jelas: Kami tidak punya Indonesia lagi ... ... ... ... .. tapi kita masih memiliki The Tielman Brothers The instrumental Night Train tetap sangat langka karena jumlah ini hanya mereka pikir pada 10 inch LP 'Tielman On Stage' dirilis pada tahun 1961. .

The Tielman Brothers di menari Westhof, Heidelberg 1960
The Tielman Brothers di menari Westhof, Heidelberg 1960

Franky Luyten ikut ke Jerman dan ia akan menjadi bagian dari The Tielman Brothers hingga pertengahan tahun 1964. Pada musim semi tahun 1961 Andy Tielman membeli pertamanya (putih) Fender Jazzmaster. Andy tahu gitar ini dari lengan LP The Ventures. Gitar ini tampaknya sangat cocok untuk tahap memantul (jauh lebih ringan kemudian Gibson Les Paul) dan akrobat gitar lainnya dan tindakan panggung. Ini cukup penting dan pada akhirnya mereka band membeli pakaian Fender peralatan lengkap di Radio Barth di Stuttgart. Selama periode tersebut The Tielman Brothers memiliki rumah sendiri di Heidelberg.

The Tielman Brothers di Ringstube tersebut (Sputnik), Dusseldorf 1961
The Tielman Brothers di Ringstuben tersebut (Sputnik), Mannheim 1961

Pada tahun 1963 Jane Tielman berlangsung lebih dan lebih pada tur dengan band. Pada tahun yang sama yang diperoleh juga kontrak rekaman di Jerman untuk label Ariola Di sisi A mereka 1 satu datang Tahiti Jungle (suatu pengaturan Chant Perang Hawaii dari The Ventures) dan di sisi B lagu Jerman Fern Am Amazonas (Ariola telah dengan ini keberhasilan The Blue Diamonds dalam pikiran). Resep yang sama diikuti untuk mereka 2 Jerman single: Java Guitars (sendiri interpretasi Andy Guitar Boogie, sangat populer dan masih disalin hari ini) dengan Weine nicht Kleine Tamara (cover dari penyanyi Rudi Jerman Schurike dari 1951) - tahun 1964 tertutup instrumental dalam sangat bagus cara oleh Jan de Hont dan Nya 'masker' (kelompok gitar yang terkenal Belanda). Mereka 3 tunggal pada tahun 1962 benar-benar instrumental dengan pengaturan dari Jerman folksong: Little Twist Hänschen dan pengobatan magisterial dari Twistin'The Carioca (Les Paul instrumental yang berasal dari film musikal 'Flying Down To Rio' dengan Fred Astaire dan Ginger Rogers dari 1933).

The Tielman Brothers (1963-1964)

Andy Tielman (lead guitar, vokal)
Alphonse Faverey (lead guitar) ex Strangers; kepada The Breakers Empat Beat> The Breakers Waktu
Reggy Tielman (2nd lead guitar, 6 string bass, vocal)
Franky Luyten (ritme gitar, vokal) untuk The Four Beat Breakers> The Time Breakers
Ponthon Tielman † (bass guitar, 6 string bass, vocal) untuk Tielman Royal; kemudian kembali ke Indonesia
Loulou Tielman † (drum, vokal)
Jane Tielman † (vokal)

The Tielman Brothers dengan Jane adik dan Alfons Faverey (1963)
The Tielman Brothers dengan Jane kakak dan Alphonse Faverey (kiri) (1963)

Pada tahun 1963 Andy Tielman dan Reggy terlibat dengan sebuah kecelakaan mobil parah dan berada di bawah sebuah truk barang. Reggy pulih setelah 2 minggu, tapi Andy selama 4 hari dalam keadaan koma dan lengannya patah di 8 tempat. Tangannya diletakkan di plester dan pemulihan berlangsung berbulan-bulan. Sebagai pengganti Alfons Faverey bergabung The Tielman Brothers. band Nya ATAS Stranger telah berpisah dan ia akan tetap dengan band setelah kembalinya Andy. Bermain gitar itu kurang bagus dan Andy lebih berkonsentrasi pada vokal nya. Namun Andy menciptakan inovasi nyata dalam dunia gitar. Dia meletakkan 4 string banjo ekstra di Jazzmaster dan dengan gitar 10 string ia bisa mencapai efek yang sangat khusus dan suara yang besar. gosip berlanjut bahwa seorang karyawan Fender datang ke Sputnik untuk menonton gitar unik Andy. Framus dan Vox membuat prototipe dari sebuah gitar string 9, kemungkinan dipengaruhi oleh Andy dan hampir semua band Indo-Rock di Jerman mengikuti konversi Andy gitar memimpin mereka, Jazzmasters Fender tentu saja. Bersama dengan Alfons mereka melakukan tur di Israel. Sayangnya tidak ada catatan yang dilakukan selama mereka tinggal Alfons di band. Selama 1964 Franky Luyten dan Alfons Faverey yang dirancang untuk layanan militer Belanda. Karena perselisihan Ponthon kiri The Tielman Brothers bermain untuk beberapa waktu dengan hs band sendiri Tielman ROYAL dan setelah itu ia kembali ke Indonesia di mana dia tinggal sampai kematian nya pada bulan April 2000.

The Tielman Brothers (1964-1969)

Andy Tielman (lead guitar, vokal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar, 6 string bass, vocal)
Hans Bax (rhythm gitar, vokal)
Rob Latuperisa (bass guitar, 6 string bass)
Loulou Tielman † (drum, vokal)
Jane Tielman † (vokal)

The Tielman Brothers dengan Hans Bax dan Rob Latupeirisa
The Tielman Brothers dengan Hans Bax (kiri) dan Rob Latuperisa (kanan)

Bersama dengan Hans Bax dan Rob Latuperisa berasal dari kelompok Facebook patah Indo-Rock legendaris ATAS JAVALINS mulai tur lagi di Jerman lagi dengan nama The Tielman Brothers, meskipun fakta bahwa Andy sendiri punya masalah dengan nama ini. Dia lebih suka untuk terus sebagai THE BAND Tielman. Dalam formasi ini mereka merekam akhir tahun 1964 sebuah LP hidup serta sejumlah singes yang Hello Caterina merupakan salah satu komposisi lebih baik sendiri. LP ini berisi terutama mencakup karena repertoar harus disesuaikan makin tertunda karena tren jangka waktu tersebut.

Pada tahun 1965 mereka diundang untuk tampil dalam menari yang paling terkenal dari Belanda Palais de Danse mewah di Scheveningen (desa tepi laut Den Haag). Meskipun mereka tidak bermain di Belanda selama bertahun-tahun fans mereka datang dari seluruh penjuru negeri dan harus isyarat untuk pintu masuk baik di muka, menonton anggota band tajam berpakaian tiba di limusin besar mereka. Mereka muncul dengan sukses besar selama bulan Juli dan Agustus dan tindakan pembukaan mereka adalah ZZ EN DE masker dan ANDY terkenal Starr & Stripes. Jos Van Vliet, presiden sebelumnya untuk ATAS fan club CRAZY rocker dan sekarang Tekan Manager dengan Negram / catatan Delta mengundang mereka ke studio dan hasilnya adalah album yang indah 'Timur dan Barat', di mana Andy unggul dalam 5 balada indah seperti Unchained Melody , Maria dan Danny Boy. Jane bernyanyi memimpin dalam Bring It On Home To Me. Reggy adalah penyanyi utama di sejumlah lagu-lagu tradisional Indonesia seperti Ole Sio dan Kekasih Ku. Jumlah Maria (West Side Story) dirilis sebagai posisi tunggal dan mencapai dengan nomor 20 di Top Forty tertinggi Belanda pada tahun 1965. Yang ditulis sendiri instrumental Marabunta mengesankan juga dirilis di Amerika Serikat pada label tongkat.

Andy, Jane dan Reggy Tielman 1966
Andy, Jane dan Reggy Tielman (Germany 1966) + Organ Guitar VOX

Andy sejauh yang kami tahu hanya mengarah gitaris terkenal yang menggunakan Vox Sementara itu sangat jarang Guitar Organ di panggung pada tahun 1966. Instrumen ini dapat mereproduksi suara organ dan gitar. Dengan beberapa kontrol dan tombol-tombol itu tidak mudah untuk bermain. Terlebih lagi gitar ini organ hanya bisa dimainkan dengan plectrum elektronik yang terhubung dengan papan PC gitar. Ini gitar organ segera menghilang dari pasar, tetapi sekali lagi Andy Tielman terbukti menjadi inovator sejati dalam suara gitar.

Sampai 1967 mereka merekam untuk label Ariola Jerman, namun gaya khas Tielman adalah sebagian besar kali jauh pergi. Pada tahun 1967 mereka telah benar-benar tak terduga hit mereka terbesar dalam karir mereka. Little Burung tercatat pada tahun 1967 di Belanda dan mencapai angka 7 di Top Forty Belanda. catatan ini dirilis di Amerika Serikat pada label Ranwood.

Sana setelah mengikuti masa terus berubah formasi dan mereka muncul sebagai ANDY Tielman & The Tielman Brothers. Suara khas Tielman lebih jauh menghilang dan hanya pada tahun 1979 Andy akan menunjukkan sesuatu dari kemuliaan tuanya. Terutama Sarinande instrumental dibuat cukup dampak dan itu sangat luar biasa tot melihat pada akhirnya sebuah LP dengan 4 nomor instrumental, setelah semua ini adalah akar sebenarnya dari Tielman Brothers.

Andy Tielman & The Tielman Brothers di de 70's
Andy Tielman & The Tielman Brothers di de 70's
Andy dengan Vox Mando-Guitar (12-string elec mandolin.). Di belakangnya sebuah Vox AC 100 De Luxe dan Fender XII

ANDY Tielman dan Indonesia-nya (1969-1971)

Andy Tielman (leadguitar, vokal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar, 6-string bass, vocal)
Rob Latuperisa (gitar bass, 6-string bass)
Loulou Tielman - (drum, vokal)
Benny Heynen - (tenor saxophone, rhythm guitar)
Leo Masengi - (tenor saxophone, rhythm guitar) ex-The High Five

ANDY Tielman & The Tielman Brothers

Eddy Chatelin (gitar, vokal)
Reggy Tielman (2nd lead guitar, rhythm guitar)
Hans Bax (rhytm gitar)
Maurice de la Croix (rhythm guitar))
Leo Masengi - (tenor saxophone, gitar ritme)
Rob Latuperisa (gitar bass)
Benny Heynen - (tenor saxophone, trompet, gitar)
Loulou Tielman - (drum, vokal)

Kamis, 03 Maret 2011

Musik, warisan peradaban Islam



Seni musik berkembang begitu pesat di era keemasan Dinasti Abbasiyah. Perkembangan seni musik pada zaman itu tak lepas dari gencarnya penerjemahan risalah musik dari bahasa Yunani ke dalam bahasa Arab. Selain itu, sokongan dan dukungan para penguasa terhadap musisi dan penyair membuat seni musik makin menggeliat. Apalagi di awal perkembangannya, musik dipandang sebagai cabang dari matematika dan filsafat. Boleh dibilang, peradaban Islam melalui kitab yang ditulis Al-Kindi merupakan yang pertama kali memperkenalkan kata ‘musiqi’. Al-Isfahani (897 M-976 M) dalam Kitab Al-Aghani mencatat beragam pencapaian seni musik di dunia Islam.

Meski dalam Islam terdapat dua pendapat yang bertolak belakang tentang musikada yang mengharamkan dan ada pula yang membolehkan. Pada kenyataannya, proses penyebaran agama Islam ke segenap penjuru Jazirah Arab, Persia, Turki, hingga India diwarnai dengan tradisi musik. Selain telah melahirkan sederet musisi ternama, seperti Sa’ib Khathir (wafat 683 M), Tuwais (wafat 710 M), Ibnu Mijjah ( wafat 714 M), Ishaq Al- Mausili (767 M-850 M), serta Al-Kindi (800 M-877 M), peradaban Islam pun telah berjasa mewariskan sederet instrumen musik yang terbilang penting bagi masyarakat musik modern. Berikut ini adalah alat musik yang diwariskan musisi Islam di zaman kekhalifahan dan kemudian dikembangkan musisi Eropa pasca- Renaisans:


Alboque atau Alboka
Keduanya merupakan alat musik tiup terbuat dari kayu berkembang di era keemasan Islam. Alboka dan alboque berasal dari bahasa Arab, ‘albuq’, yang berarti terompet. Inilah cikal bakal klarinet dan terompet modern. Menurut Henry George Farmer (1988) dalam Historical facts for the Arabian Musical Influence, instrumen musik alboka dan alboque telah digunakan oleh musisi Islam di masa kejayaan. Instrumen musik tiup itu diperkenalkan umat Islam kepada masyarakat Eropa saat pasukan Muslim dari Jazirah Arab berhasil menaklukkan Semenanjung Iberia wilayah barat daya Eropa, terdiri atas Spanyol, Portugal, Andora, Gibraltar, dan sedikit wilayah Prancis. Tak heran, jika masyarakat Eropa meyakini bahwa alboque berasal dari Spanyol, khususnya Madrid.

Gitar, Kecapi, dan Oud
Maurice J Summerfield (2003) dalam bukunya bertajuk, The Classical Guitar, It’s Evolution, Players and Personalities since 1800, menyebutkan bahwa gitar modern merupakan turunan dari alat musik berdawai empat yang dibawa oleh masyarakat Muslim, setelah Dinasti Umayyah menaklukkan semenanjung Iberia pada abad ke-8 M. Oud kemudian berkembang menjadi kecapi modern.
Gitar berdawai empat yang diperkenalkan oleh bangsa Moor terbagi menjadi dua jenis di Spanyol, yakni guitarra morisca (gitar orang Moor) yang bagian belakangnya bundar, papan jarinya lebar, dan memeliki beberapa lubang suara. Jenis yang kedua adalah guitarra latina (gitar Latin) yang menyerupai gitar modern dengan satu lubang suara.

Alat musik Oud juga populer di wilayah Azerbaijan. Masyarakat di wilayah itu menyebut alat musik petik ini dengan sebutan Ud. Masyarakat Eropa Barat mulai mengenal dan menggunakan Oud sejak tahun 711 M.
Alat musik petik khas umat Islam ini hampir sama dengan pandoura yang dikembangkan peradaban Yunani Kuno atau pandura alat musik bangsa Romawi. Zyriab merupakan pemain Oud termasyhur di Andalusia. Dia tercatat sebagai pendiri sekolah musik pertama di Spanyol. Menurut cendikiawan Islam yang juga musisi terkemuka era keemasan, Al-Farabi, Oud ditemukan oleh Lamech cucu keenam Nabi Adam AS.


Hurdy Gurdy dan Instrumen Keyboard Gesek
Hurdy Gurdy boleh dibilang sebagai nenek moyang alat musik piano. Alat musik ini ternyata juga merupakan warisan dari peradaban Islam di zaman kekhalifahan. Marianne Brocker dalam sebuah teori yang diajukannya menyebutkan bahwa instrumen yang mirip dengan hurdy gurdy pertama kali disebut dalam risalah musik Arab. Manuskrip itu ditulis oleh Al-Zirikli pada abad ke-10 M. Alat Musik Organ Jarak Jauh Menurut George Sarton, alat musik organ hidrolik jarak jauh pertama kali disebutkan dalam risalah Arab berjudul, Sirr Al-Asrar. Alat musik ini dapat didengar hingga jarak 60 mil. Manuskrip berbahasa Arab itu kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin oleh Roger Bacon di abad ke-13 M.

Instrumen Musik Mekanik dan Organ Hidrolik Otomatis Kedua alat musik itu ditemukan oleh Banu Musa bersaudara. Ilmuwan Muslim di zaman Abbasiyah ini berhasil menciptakan sebuah organ yang digerakkan oleh tenaga air. Secara otomatis tenaga air itu memindahkan silender sehingga menghasilkan musik. Prinsip kerja dasar alat musik ini, papar Charles B Fowler, masih menjadi rujukan hingga paruh kedua abad ke-19 M.

Banu Musa bersaudara juga mampu menciptakan peniup seruling otomatis. Inilah mesin pertama yang bisa diprogram. Menurut Francoise Micheau dalam bukunya berjudul, The Scientific Institutions in the Medieval Near East, Banu Musa mengungkapkan penemuannya itu dalam kitab bertajuk, Book of Ingenious Devices.

Timpani, Naker, dan Naqareh Alat musik timpani (tambur atau genderang)
Menurut Henry George Farmer (1988) dalam bukunya, Historical facts for the Arabian Musical Influence, cikal bakal timpani berasal dari Naqareh Arab. Alat musik pukul itu diperkenalkan ke benua Eropa pada abad ke-13 M oleh orang Arab dan Tentara Perang Salib. Biola, Rebec, dan Rebab Biola modern yang saat ini berkembang pesat di dunia Barat ternyata juga berawal dan berakar dari dunia Islam. Alat musik gesek itu diperkenalkan oleh orang Timur Tengah kepada orang Eropa pada masa kejayaan Kekhalifahan Islam.



Biola pertama berasal dari Rebec yang telah digunakan oleh musisi Islam sejak abad ke-10 M.
Cikal bakal biola juga diyakini berasal dari rebab, alat musik asli dari Arab.
Konon, Al-Farabi merupakan penemu rebab (rebec).

Peradaban Islam di masa keemasan telah menyumbangkan beragam warisan penting bagi masyarakat modern. Masyarakat Barat ternyata tak hanya berutang budi karena telah menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan umat Islam di zaman kekhalifahan, tapi juga di bidang musik dan seni rupa.Pencapaian yang tinggi di bidang musik menunjukkan betapa masyarakat Muslim telah mencapai peradaban yang sangat tinggi di abad pertengahan.
Ishaq Al-Mausili

Musisi Termasyhur Penemu Solmisasi

Ishaq Al-Mausili (wafat 850 M) adalah salah seorang musisi Muslim terbesar di kancah dunia musik Arab pada zaman kekhalifahan. Darah seni menetes dari ayahnya, Ibrahim Al-Mausili (wafat 804 M), yang juga seorang musisi besar.

Ishaq terlahir di Al-Raiy, Persia Utara. Saat itu, sang ayah tengah mempelajari musik Persia. Sang ayah terus mengembara demi mempelajari dan mengembangkan seni musik yang sangat dicintainya.
Suatu waktu, Ibrahim membawa putranya yang mash kecil ke Kota Baghdad metropolis intelektual dunia. Kelak, di pusat pemerintahan Ke – khalifahan Abbasiyah itulah nama Ishaq melambung sebagai seorang musisi legendaris. Kisah masa kecilnya juga tercatat dengan baik. Ishaq cilik memulai pendidikannya dengan mempelajari Alquran dari Al-Kisa’i dan Al-Farra.

Dari Hushaim ibnu Bushair, Ishaq mempelajari tradisi dan budaya. Se – dangkan, pelajaran sejarah diperoleh nya dari Al-Asmai’i dan Abu Ubaidah Al-Muthanna. Sejak kecil, ia sudah kepincut dengan musik. Na – mun, sang ayah bukanlah satu-sa tunya guru yang memperkenalkan dan mengajarinya seni musik. Menurut Miss Schlesinger, Ishaq mempelajari musik dari sang paman, Zalzal, dan Atika binti Shuda yang juga musisi terkemuka. Ishaq dikenal sebagai sosok manusia yang kaya dengan budaya. Ia adalah musisi yang intelek. Hal itu dibuktikan dengan perpustakaan pribadinya yang tercatat se bagai yang terbesar di Baghdad.

Ishaq telah memberi sumbangan penting bagi pengembangan ilmu musik. Ternyata, dialah musisi yang memperkenalkan solmisasi: do re mi fa sol la si do.

Ishaq Al-Mausili memperkenalkan solmisasi dalam bukunya, Book of Notes and Rhythms dan Great Book of Songs, yang begitu populer di Barat. Musisi Muslim lainnya yang juga memperkenalkan solmisasi adalah Ibn Al-Farabi (872 M-950 M) dalam Kitab Al-Mausiqul Kabir. Selain itu, Ziryab (789 M-857 M), seorang ahli musik dan ahli botani dari Baghdad, turut mengembangkan penggunaan solmisasi tersebut di Spanyol jauh sebelum Guiddo Arezzo muncul de ngan notasi Guido’s Handnya.

Peradaban Barat kerap mengklaim bahwa Guido Arezzo adalah musisi yang pertama kali memperkenalkan solmisasi lewat notasi Guido’s Hand. Ternyata, notasi Guido’s Handmilik Guido Arezzo hanyalah jiplakan dari notasi arab yang telah ditemukan dan digunakan sejak abad ke-9 oleh para ilmuwan Muslim.

Para ilmuwan yang telah menggunakannya, antara lain Yunus Alkatib (765 M), Al-Khalil (791 M), Al- Ma’mun (wafat 833 M), Ishaq Al- Mausili (wafat 850 M), dan Ibn Al- Farabi (872 M-950 M).
Ibn Firnas (wafat 888 M) pun turut berperan dalam penggunaan solmisasi tersebut di Spanyol. Karena, ia adalah orang yang memperkenalkan masyarakat Spanyol terhadap musik oriental dan juga merupakan orang yang pertama kali mengajarkannya di sekolah-sekolah Andalusia.

Guido Arezzo mengetahui solmisasi tersebut dengan mempelajari Catalogna, sebuah buku teori musik berbahasa Latin yang berisi kumpulan penemuan ilmuwan Muslim di bidang musik. Solmisasi tersebut ditulis dalam Catalogna yang diterbitkan di Monte Cassino pada abad ke-11. Monte Cassino merupakan daerah di Italia yang pernah dihuni masyarakat Muslim dan juga pernah disinggahi oleh Constantine Afrika. Lagi-lagi, peradaban Barat mencoba memanipulasi sejarah...

Sumber: http://masmoi.wordpress.com/tag/asal-usul-musik/

Selasa, 15 Februari 2011

mahasiswa jenius berumur 9 tahun dari indonesia.



March Boedihardjo, satu dari banyak anak berprestasi Indonesia keturunan Tionghoa lahir pada tahun 1998 di Hongkong. March Boediharjo dan keluarganya adalah orang Indonesia yang bermukim di Hongkong. Dan ketika tahun 2005, March dan keluarganya hijrah ke United Kingdom, ketika kakak laki-lakinya, Horatio Boediharjo yang saat itu berusia 14 tahun mendapat beasiswa di Oxford University, dalam program Phd, dan membuat ia menjadi salah satu siswa termuda di universitas itu.

Kedua anak keturunan Boediharjo ini memang menunujukan talenta lebih dalam bidang ilmu matematika, ayahnya memang sudah sejak kecil mengenalkan matematika kepada kedua anaknya ini, bahkan ketika makan pun yang mereka bicarakan adalah soal matematika. March menyelesaikan sekolah menengahnya di Inggris ketika ia dan keluarganya menemani kakaknya menempuh pendidikan di Ingris. Hebatnya, dia masuk dalam kelas akselerasi, sehingga hanya perlu waktu dua tahun menjalani pendidikan setingkat SMA itu. Hasilnya, dia mendapat dua nilai A untuk pelajaran matematika dan B untuk statistik.

Dia juga berhasil menembus Advanced Extension Awards (AEA), ujian yang hanya bisa diikuti sepuluh persen pelajar yang menempati peringkat teratas A-level. Dia lulus dengan predikat memuaskan. Dalam sejarah AEA, hanya seperempat peserta AEA yang bisa mendapat status tersebut. Ia juga mendapatkan 8 GCSEs dalam waktu yang sama dengan ketika ia mengikuti ujian A-level di Inggris. Setelah itu, ia pun mendaftarkan diri ke Baptist Hong Kong (HKBU), sebenarnya March sudah melamar ke beberapa universitas lain di Hong Kong. Di antaranya yaitu Universitas of Hong Kong, Hong Kong University of Science and Technology, dan Chinese University of Hong Kong. Namun, sayangnya universitas-universitas itu belum memberikan jawaban, aku ayah March.

Sebenarnya, March ingin menyusul kakaknya yang berusia 14 tahun yang melanjutkan pendidikan di Oxford University di Inggris, namun sayangnya keluarga mereka tidak punya cukup uang, waluapun ayahnya adalah seorang pengusaha karena biaya hidup di Inggris itu sangat mahal dan akhirnya March dan orang tuanya pun harus kembali ke Hongkong lagi meninggalkan kakaknya yang sedang menempuh pendidikan di Oxford.

Ia mencatatkan diri sebagai mahasiswa termuda di Universitas Baptist Hong Kong (HKBU). Di tahun-tahun pertamanya dia mengkritik bahwa pelajaran yang diajarkan terlalu mudah. Ia mendapatkan B+dan A- di hampir semua ujian matematika yang membuat ia masuk ke dalam daftar Dean, yaitu penghargaan bagi siswa yang memiliki IPK 3.00-3.49 dengan tidak ada nilai dibawah C. March juga akan memiliki gelar sarjana sains ilmu matematika sekaligus master filosofi matematika. Karena keistimewaannya itu, perguruan tinggi tersebut menyusun kurikulum khusus untuknya dengan jangka waktu penyelesaian lima tahun yaitu pada tahun 2010. Dia juga mengkritik bahwa ia tidak punya kesan baik terhadap rekan kuliahnya.

“Mereka tidak memberi tanggapan (di ruang kuliah). Mereka cuma mendengarkan dan satu sama lain tidak berinteraksi,” katanya.

Anak itu mengatakan rekannya di sekolah sebelumnya “ingin bermain”, tidak seperti mahasiswa perguruan tinggi.

Ketika ditanya tentang cara beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru, March mengaku tidak pernah cemas berhadapan dengan teman sekelas yang lebih tua darinya.”Ketika saya di Oxford, semua rekan sekelas saya berusia di atas 18 tahun dan kami kerap mendiskusikan tugas-tugas matematika,’’ kisahnya.

Seorang wartawan BBC di Hongkong, Vaudine England pernah mewawancarinya suatu saat dan ia berkata bahwa March Tian Boedihardjo tidak beda dengan bocah-bocah lain yang berusia 9 tahun, ia masih memiliki sisi kejenakaan khas anak-anak dan March juga mengaku bahwa selain ia hobi melahap dan mempelajari semua buku matematika miliknya, ia juga sangat senang bermain catur, monopoli, dan lego.

sumber:

Kamis, 26 Agustus 2010

Karma



Pandangan Islam terhadap Karma

Banyak orang sekarang mencari cara untuk membuat sebuah cara hidup yang akan membawa kepuasan mereka, kepastian batin dan kedamaian. Beberapa kepercayaan ini percaya bahwa mereka akan menemukan kebahagiaandan ketenangan pikiran yang mereka cari dalam agama-agama seperti Hindu dan Budha. Banyak orang telah dipengaruhi oleh agama-agama timur ini karena aura dari misteri dan mistisisme, dan karena mereka menggunakan teknik seperti meditasi dan karena sikap yang tidak biasa, pakaian, cara pembicaraan dan agama orang-orang yang mengikuti mereka. Namun, agama ini mendukung berbagai kepercayaan dan praktek-praktek yang bertentangan dengan akal dan logika.

Kepercayaan karma adalah salah satu ciri agama ini yang sedang menarik minat di negara kita. Walaupun masyarakat terdorong untuk mengadopsi kualitas moral yang positif, filosofi karma juga berisi beberapa kesalahan dam kepercayaan takhyul. Adalah tidak mungkin untuk takhyul ini, yang membentuk dasar dari kepercayaan karma, untuk menjadi salah satu cara untuk kebebasan kepada manusia atau untuk membawa orang-orang ke kepastian batin sejati dan ketenangan pikiran.

Jalan nyata untuk menjamin kebahagiaan dan ketenangan pikiran di dunia ini adalah agama Islam dan sumbernya, Al Quran yang mana Tuhan kita Allah, Tuhan Semesta Alam, pilihan untuk manusia dalam mengembalikan kearah kebenaran yang terungkap sebelumnya kepada Rasul dan bangsa diantara seluruh orang-orang di bumi tetapi kelupaan dan kerusakan hampir meluas dimana-mana.

Situs ini menangani kedua aspek dari kepercayaan dalam karma bahwa baik memperhatikan praktek etika yang sesuai dengan ajaran Al Quran dan aspek salah yang tidak sesuai dengan Al Quran, maupun degan alasan kemanusiaan dan hati nurai manusia.


Apa Konsep dari Karma ?

Karma adalah kepercayaan takhyul yang menarik orang karena mistik dan udara misterius. Adalah suatu pelanggaran untuk alasan manusia, hati nurani dan penciptaan dalam banyak cara.
Kepercayaan karma merupakan elemen penting dalam bertakhyul timur seperti kemrosotan agama Hindu, Budha dan Jainisme. Karma adalah sebuah kata Sansekerta yang berarti "tindakan" atau "gerakan". Dalam agama India, karma adalah kepentingannya sebagai "hukum dari sebab dan akibat”. Menurut orang-orang yang mempercayai karma, di masa depan orang akan mengalami konsekuensi dari apa yang mereka telah lakukan di masa lalu. Baik mendatangkan kepada kebaikan, dan kejahatan kepada kejahatan. Sehingga mengikuti situasi meraka di hari ini adalah hasil dari masa lalu.
Menurut kepercayaan ini, bagaimanapun, apa yang dimaksud denganmasa laluadalah kehidupan seseorang yang tinggal sebelum mereka hidup saat ini; apa yang dimaksud dengan "masa depan" adalah mereka hidup kembali berikutnya di dunia yang akan dimulai (atau juga yang di klaim), setelah kematian. Alasannya adalah bahwa kepercayaan karma didasarkan pada kepercayaan-kepercayaan reinkarnasi bahwa setelah kematian, orang kembali ke dunia dalam tubuh yang berbeda, dan bahwa proses ini dari kematian dan kebangkitan berkesinambungan. Oleh karena itu menurut seseorang yang mempercayai karma percaya bahwa apa yang disebut hidup mereka akan miliki sesudah mati, apapun kesuksesan yang mereka miliki, apaun posisi jabatan mereka di masyarakat dan apapun caranya mereka akan menikmati hidup akan ditentukan oleh bagaimana kelalkuan mereka dalam kehidupan mereka sebelumnya dan tingkatan moral dalam kehidupan mereka.

Misalnya, seseorang yang kaya dan berhasil dalam kehidupan ini adalah sedang diberikan dengan kekayaan untuk pernah menjadi orang yang baik dalam kehidupan mereka sebelumnya. Dengan cara yang sama (sesuai dengan konsep karma), seseorang yang miskin, lumpuh atau gagal dalam hidupnya akan hal-hal buruk telah dilakukan dalam kehidupan mereka sebelumnya dan sekarang memperoleh balasan untuk tindakan tersebut. Bahkan, seperti yang dinyatakan oleh orang-orang yang menganut sistem kepercayaan tahkyul ini bahwa orang dapat mengambil bentuk tanaman atau hewan dalam kehidupan mereka berturut-turut, tergantung pada sifat dasar dari kejahatan yang telah mereka kerjakan. Kemudian dalam buku ini kami akan menunjukkan secara terperinci bahwa kepercayaan reinkarnasi adalah takyul belaka.




Tidak peduli berapa banyak falsafah karma muncul untuk mendorong seseorang kepada prilaku etika, ini berada dalam konflik mendasar dengan kepercayaan di akhirat dan banyak hal-hal keimanan yang dijelaskan dalam Al Quran

Pada pandangan pertama yang mungkin muncul dalam sebuah kepercayaan karma akan memebrikan sebuah insentif yang kuat kepada orang-orang untuk megadopsi menarik kualitas moral, karena mereka akan berkeinginan untuk menikmati yang terbaik dari kondisi ketika mereka dilahirkan kembali ke dunia ini. Namun, kepercayaan reinkarnasi dan perkembangan konsep takyul lainnya oleh agama yang menyertai karma (misalnya Hinduisme dan kemerosotan Buddhisme), yang bertentangan dengan logika manusia, alam manusia dan hati nurani manusia. Oleh karena itu, hokum dan praktik agama ini memungkinkan tidak dapat memberikan orang dengan kualitas moral yang baik; mereka tidak dapat membawa ketenangan pikiran individu, keyakinan batin atau kebahagiaan. Kondisi kehidupan masyarakat miskin dan ketidakadilan terjadi di negara-negara di mana agama ini atau di tempat umum yang mereka miliki, sebenarnya, telah diadopsi sebagai agama nasional, cukup jelas membuktikan kebenaran ini.
.




Menurut kepercayaan karma, seseorang yang kaya dan terkenal telah menjadi begitu dalam kembalinya kepada perbuatan baik yang dia lakukan dalam kehidupan sebelumnya. Banyak orang yang percaya pada karma, namun juga berpendapat bahwa tidak ada Pencipta yang dapat membawa keadilan mengenai ini Pendukung filisofi ini percaya karma itu adalah sistem mempertahankan diri.

Salah satu alasan utama mengapa beberapa ajaran Hindu dan Budha menarik perhatian adalah kepentingan mereka yang ditampilkan dalam dunia oleh beberapa bintang film terkenal dan musisi. Beberapa orang terkenal memiliki foto-foto yang diambil mereka memakai jubah Buddha di Tibet, atau mereka mengklaim telah menemukan ketenangan pikiran dalam meditasi. Satu hal yang membuat orang tertarik pada agama ini adalah aura dari misteri dan mistisisme yang terkait dalam fikiran masyarakat. Tapi besar mayotitas orang yang terpengaruh dari aura mistik ini dan membuat kepercayaan orang dalam yayasan karma kepada cara mereka hidup adalah tidak melaksanakan setiap detil penyelidikan kedalam filosofi ini dan tidak berpikir tentang ketidak cukupnya kehati-hatian mereka.
Namun, siapapun yang ingin melepaskan diri dari kesulitan dan depresi hidup mereka adalah keutamaan dan yang ingin betul-betul semua manusia dapat hidup dengan kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan dan ketenangan batin patut untuk membuat sebuah upaya untuk menemukan cara yang tepat. Oleh karena itu, mereka harus hati-hati mempelajari filosofi yang mempengaruhi mereka dan harus dalam hati tertentu yang mana jalan yang paling benar, dengan kebijaksanaan dan salah satu kesesuaian yang terbaik adalah dengan hati nurani mereka.



(Al-quran) ni dalah mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran. (QS. Ibrahim :52)

Tujuan dari buku ini adalah untuk menunjukkan orang-orang yang mencari kebenaran untuk mendorong mereka untuk mengambil pesan positif dari filosofi karma, bahwa ini bukan jalan yang terbaik karena berasal dari agama yang berdasarkan mitos, ketakhyul-an dan praktek atas alasan yang bertentangan. Satu-satunya cara untuk orang-orang yang hidup dan menikmati kebahagiaan dari pikiran hidupnya dan dalam kehidupan kekal mereka sesudah mati adalah mereka yang beriman kepada Allah dan bertindak sesuai dengan perintah Al Quran, Alquran adalah kitab kebenaran yang diwahyukan oleh Tuhan kita, Allah swt, untuk kepentingan dari pemikiran sesorang; ini adalah petunjuk kita satu-satunya untuk keselamatan, membawa orang-orang dari kegelapan kedalam keterangan. Satu-satunya jalan yang benar untuk menaruh kdlam praktek etika dari Al Quran dan bertakwalah kepada Allah, Pencipta langit dan bumi, yang memelihara orang-orang dari kejahatan, perpecahan, kekejaman, penindasan, intoleransi, keputusasaan, pesimisme, dan segala macam perbuatan tercela, dan untuk hidup sesuai dengan Sunnah-Nya dari utusan yang berakhlak mulia, Nabi Muhammad, SAW yang diberkati Allah olehnya dan memberikan kedamaian.

Bersambung........... (Dlam tahap pencrian informasi yang akurat)hahahaiiiiiiiii

klik



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates